redaksiutama.id/ – Weny Gaib, secara resmi menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Senin (9/2/2026).
Pertemuan tersebut menjadi penanda dimulainya Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Pemeriksaan interim ini merupakan tahap pendahuluan sebelum audit terperinci dilakukan. Tim auditor BPK dijadwalkan bekerja selama 25 hari untuk mengevaluasi sistem pengendalian internal serta memastikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan.
Dalam sambutannya, Weny Gaib menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan instrumen penting untuk menjaga transparansi dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim auditor BPK RI. Kami berharap melalui pemeriksaan pendahuluan ini, Pemkot mendapatkan masukan penting agar hasilnya lebih optimal dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Weny.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah agar kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk meminimalisir potensi kekeliruan dalam penyusunan laporan keuangan.
Sementara itu, perwakilan Tim BPK RI Sulawesi Utara, Daniel Surya Perdana, menjelaskan bahwa entry meeting menjadi pintu awal dari rangkaian panjang pemeriksaan LKPD.
“Jika ada kendala teknis atau masalah pada laporan, segera sampaikan. Karena ini sifatnya pemeriksaan internal, kita bisa mencari solusi bersama sejak dini,” kata Daniel.
Agenda tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, para asisten, seluruh kepala dinas dan kepala badan, camat se-Kotamobagu, hingga lurah dan sangadi.(*)





