REDAKSI UTAMA. Kabupaten Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka resepsi Milad ke-18 sekaligus Wisuda ke-23 untuk program Sarjana, Profesi, dan Magister. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Indoor David Bobihoe Akib, Selasa (14/7/2026).
Dalam wisuda kali ini, sebanyak 337 wisudawan baru resmi menyandang gelar akademis mereka. Acara ini turut dihadiri oleh ribuan keluarga wisudawan serta sejumlah tokoh penting daerah, seperti Wakil Bupati Gorontalo Tonny Yunus, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, hingga para rektor perguruan tinggi se-Gorontalo.
Rektor UMGO, Prof. Dr. H. Abd. Kadim Masaong, M.Pd., mengungkapkan bahwa di usia yang ke-18 ini, UMGO sedang berada di masa transisi yang krusial.
“Usia Universitas Muhammadiyah Gorontalo saat ini telah berusia 18 tahun. Usia yang masih terbilang cukup muda, usia peralihan dari remaja menuju dewasa,” ujar Prof. Kadim dalam sambutannya.
Meski tergolong muda, UMGO telah menorehkan berbagai pencapaian mentereng, khususnya di bidang Akreditasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi. Saat ini, kampus tersebut membina 35 Program Studi yang tersebar di 7 Fakultas dan 1 Program Pascasarjana.
“Sebanyak 6 Program Studi ditargetkan akan meraih akreditasi Unggul dalam kurun waktu tahun 2026-2027,” tambahnya optimis.
Lompatan besar juga terlihat dari sektor finansial dan infrastruktur kampus. Nilai aset UMGO saat ini melejit hingga lebih dari Rp 107 miliar. Angka ini melonjak tajam sebesar 152% dibanding tahun 2020 yang kala itu hanya berkisar di angka Rp 42 miliar lebih.
Pertumbuhan aset yang masif ini didorong kuat oleh hadirnya Fakultas Kedokteran (FK) di UMGO.Tak hanya fisik, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga terus digenjot. Saat ini, UMGO diperkuat oleh 257 dosen dan 104 tenaga kependidikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 dosen telah berkualifikasi Doktor (S3), sedangkan 53 dosen lainnya tengah menempuh studi lanjut S3.
“Diperkirakan pada tahun 2028 nanti, jumlah Doktor di UMGO akan mencapai lebih dari 100 orang,” papar Rektor.
Kemajuan pesat UMGO ini mendapat apresiasi langsung dari Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy. Mantan Menko PMK ini mengucapkan terima kasih kepada Rektor beserta jajaran yang sukses memajukan kampus.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Muhadjir berjanji bahwa PP Muhammadiyah akan membantu pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah di Gorontalo. Rumah sakit ini nantinya diproyeksikan menjadi lokasi praktikum bagi para mahasiswa kedokteran UMGO.
Muhadjir menilai, kehadiran Fakultas Kedokteran di Gorontalo memiliki peran yang sangat strategis untuk membantu pemerintah mengatasi ketimpangan layanan kesehatan.
“Permasalahan kesehatan saat ini adalah kurang tersedianya tenaga dokter hingga ke pelosok. Kehadiran Fakultas Kedokteran di Gorontalo ini diharapkan bisa membantu menyediakan tenaga medis hingga ke daerah-daerah terpencil,” pungkas Muhadjir.











