Berlangsung Saat Ramadan, Pawai Cap Go Meh 2026 di Gorontalo Tetap Meriah dan Tertib

banner 468x60

redaksiutama.id/ – Kota Gorontalo, Selasa malam 3 Februari 2026, menjadi saksi pawai Cap Go Meh yang digelar usai salat tarawih di tengah bulan Ramadan.

Perayaan warga Tionghoa itu berlangsung tertib dan meriah, meski sebelumnya muncul pro dan kontra karena waktunya bertepatan Ramadan.

banner 728x90

Pawai baru dilepas setelah salat tarawih selesai. Iring-iringan bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan dan disaksikan warga di sepanjang jalan.

Adhan Dambea hadir langsung di lokasi pelepasan. Ia membuka acara dengan mengetuk gong sebagai simbol dimulainya pawai.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya mengucapkan selamat merayakan Cap Go Meh 2026. Semoga malam ini membawa kedamaian dan kebahagiaan untuk kita semua,” ujarnya.

Adhan juga menyinggung adanya perbedaan pandangan terkait pelaksanaan Cap Go Meh di bulan Ramadan.

Menurutnya, perbedaan merupakan hal wajar selama masyarakat tetap menjaga suasana aman dan saling menghargai.

“Cap Go Meh ini sudah lama menjadi bagian dari kota ini dan selalu ditunggu-tunggu. Karena itu kita beri ruang. Tapi mari sama-sama jaga agar ke depan tetap bisa dilaksanakan,” katanya.

Dalam barisan pawai turut tampil kelompok koko’o, tradisi yang biasanya membangunkan sahur pada malam pertama dan terakhir Ramadan.(*)

banner 336x280