SMSI dan ABPEDNAS Gorontalo Bahas Kolaborasi Program Jaga Desa

banner 468x60

REDAKSI UTAMA.Gorontalo – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo bersama pengurus SMSI kabupaten dan kota se-Gorontalo melakukan audiensi dengan Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo, Syarif Mbuinga, Minggu (9/8/2026).


Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara DPP ABPEDNAS dan DPP SMSI.

banner 728x90


Dalam audiensi itu, kedua organisasi membahas sejumlah peluang kerja sama, terutama dalam mendukung program pembangunan dan pemerintahan desa. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah Program Jaga Desa.
Dari pihak SMSI, Ronal Alibasa mengatakan, media memiliki peran penting dalam membantu menyebarluaskan informasi sekaligus mendorong masyarakat ikut mengawal pembangunan desa.


Menurut Ronal, Program Jaga Desa dapat dikembangkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah desa, masyarakat, media, dan berbagai pihak lainnya.


“Kami melihat Program Jaga Desa ini memiliki potensi besar untuk menjadi program unggulan daerah. SMSI siap berkolaborasi dengan ABPEDNAS dalam mengawal agenda tersebut, terutama dari sisi publikasi, edukasi dan penguatan partisipasi masyarakat,” ujar Ronal.


Ia menjelaskan, pengawasan pembangunan desa tidak hanya bertujuan mencari kesalahan. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar sejak awal agar memahami program desa dan dapat ikut mengawasi pelaksanaannya.

“Di sinilah media bisa menjadi jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat,” katanya.


Ronal menambahkan, media siber yang tergabung dalam SMSI dapat membantu membangun ekosistem informasi desa yang sehat. Berbagai program, capaian, tantangan hingga inovasi desa dapat dipublikasikan secara berimbang.


Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo, Syarif Mbuinga, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut.


Ia mengatakan, kerja sama dengan SMSI penting untuk memperkuat agenda ABPEDNAS dalam mendorong kemajuan pemerintahan dan pembangunan desa.


Menurut Syarif, desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang ikut menentukan arah pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.


“Kami menyambut baik silaturahmi dan kolaborasi ini. MoU antara DPP ABPEDNAS dan DPP SMSI harus kita turunkan menjadi kerja nyata di daerah. Karena yang paling penting dari sebuah kerja sama bukan hanya dokumennya, tetapi bagaimana memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa,” kata Syarif.


Ia menilai Program Jaga Desa sejalan dengan upaya menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Syarif berharap program tersebut tidak berhenti sebagai slogan, tetapi dapat mendorong pemerintah desa lebih terbuka dalam menyampaikan informasi mengenai perencanaan, pelaksanaan, hingga penggunaan anggaran desa.


“Kita ingin desa maju bukan hanya karena pembangunan fisiknya, tetapi juga karena tata kelolanya baik. Masyarakat mengetahui apa yang dikerjakan, mengetahui anggarannya, kemudian ikut mengawasi dan memberikan masukan. Itu substansi dari Jaga Desa,” jelasnya.


Syarif juga menilai media merupakan mitra strategis dalam menyukseskan program tersebut. Media diharapkan tidak hanya memberitakan persoalan di desa, tetapi juga mengangkat keberhasilan dan inovasi desa serta memberikan edukasi dan kritik yang konstruktif.


Melalui audiensi tersebut, SMSI dan ABPEDNAS Gorontalo sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menindaklanjuti MoU di tingkat daerah.


Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan kegiatan bersama untuk mendukung penguatan kapasitas desa, transparansi pembangunan, pengawasan penggunaan dana desa, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat.
Dengan sinergi organisasi desa dan media,

Program Jaga Desa diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang terbuka, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed