REDAKSI UTAMA.BONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mulai bergerak cepat mematangkan seluruh tahapan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027. Selain mematangkan regulasi dan penganggaran, Pemkab juga berencana membentuk tim khusus guna memastikan seluruh proses berjalan lancar hingga melahirkan kepala desa definitif di tahun 2027.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, mengungkapkan bahwa Pilkades Serentak 2027 nantinya akan diikuti oleh lebih dari 100 desa di wilayah Bone Bolango.
“Jadi tadi kita membahas ada tiga hal, pertama terkait persiapan Pilkades serentak, kedua penataan batas-batas desa, dan ketiga persiapan pemekaran desa. Semua itu kita dudukkan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Iwan Mustapa saat diwawancarai, Kamis (6/8/2026).
Iwan menjelaskan, Pemkab Bone Bolango menargetkan pemungutan suara Pilkades Serentak dapat dilaksanakan sekitar bulan Juni 2027. Guna mengejar target tersebut, penyempurnaan landasan hukum menjadi fokus utama pemerintah daerah di tahun ini.
“Yang pertama harus kita siapkan adalah regulasi. Kita akan melakukan penyesuaian Peraturan Daerah tentang Desa, kemudian Peraturan Bupati yang mengatur pelaksanaan Pilkades. Tahun ini seluruh regulasi itu harus sudah siap,” tegas Iwan.
Sesuai jadwal, setelah regulasi tuntas pada tahun 2026, Pemkab akan melanjutkan dengan tahapan sosialisasi pada akhir 2026 hingga awal 2027 sebelum memasuki tahapan utama penyelenggaraan. Tim khusus juga akan dibentuk untuk mengawal dan mendampingi pelaksanaan dari awal hingga akhir.
Terkait dukungan anggaran, Sekda mengakui kemampuan fiskal daerah saat ini masih berfokus pada tahapan sosialisasi. Meski demikian, pengalokasian anggaran akan diupayakan secara bertahap dan efisien menyesuaikan kondisi keuangan daerah.
“Untuk tahun ini anggaran kita masih terbatas pada kegiatan sosialisasi. Mudah-mudahan kemampuan fiskal daerah semakin baik sehingga kebutuhan anggaran Pilkades bisa kita penuhi secara efektif dan efisien. Yang pasti, desa-desa ini wajib memiliki kepala desa definitif pada tahun 2027,” pungkasnya.















