REDAKSI UTAMA.Kota Gorontalo – Musim kemarau yang menyebabkan cuaca kering berkepanjangan di wilayah Gorontalo mendorong Polresta Gorontalo Kota mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol. Muhammad Junaeddy Johnny meminta warga mengelola penggunaan air secara bijak di tengah ancaman kekeringan. Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan dan kelestarian sumber-sumber air agar ketersediaannya tetap terjaga selama musim kemarau.
“Gunakan air secara hemat dan bersama-sama menjaga sumber air di lingkungan masing-masing agar tetap tersedia selama musim kemarau,” kata Junaeddy dalam keterangannya.
Selain ancaman kekeringan, cuaca panas dan kering juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka. Karena itu, masyarakat diminta lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Warga diimbau segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya, seperti korsleting listrik maupun tanda-tanda awal kebakaran. Menurut Junaeddy, laporan yang cepat akan memudahkan petugas melakukan penanganan sebelum api membesar dan meluas.
Untuk mempercepat penanganan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis untuk melaporkan kondisi darurat, baik gangguan keamanan maupun bencana. Selain itu, warga juga dapat menghubungi layanan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Gorontalo untuk penanganan khusus insiden kebakaran.
Junaeddy menegaskan, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana selama musim kemarau.
“Perlu kami harapkan keaktifan masyarakat sangat penting. Secepat mungkin informasi dilaporkan, respons petugas akan sesegera mungkin mendatangi lokasi kejadian sehingga dapat melakukan penanganan di lapangan dan kebakaran tidak menyebar luas,” tegas Junaeddy, alumnus Akpol 2003.

















