Musda II SMSI Gorontalo Digelar, Wagub Idah Syahidah: Media Harus Akurat dan Bertanggung Jawab

banner 468x60

REDAKSI UTAMA.Gorontalo – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 di Hotel Fox Gorontalo, Sabtu (13/6/2026). Agenda lima tahunan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun kolaborasi antar-perusahaan media siber di tengah pesatnya perubahan industri informasi digital.

Ketua SMSI Provinsi Gorontalo, Irwanto Ahmad, menyebut Musda kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Menurutnya, forum ini merupakan ruang penting bagi perusahaan pers untuk menyatukan langkah menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.

banner 728x90

“Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi ruang untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga kualitas media agar tetap dipercaya masyarakat,” ujar Irwanto dalam sambutannya.

Irwanto menekankan bahwa persaingan media saat ini menuntut perusahaan pers untuk tetap adaptif. Namun, adaptasi terhadap teknologi tidak boleh meninggalkan prinsip profesionalisme dan kualitas pemberitaan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang hadir membuka kegiatan tersebut, menegaskan posisi strategis media online sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.Idah menilai, kecepatan informasi di era digital harus selalu dibarengi dengan akurasi dan tanggung jawab. Ia mengingatkan agar media tidak terjebak pada kecepatan semata.

“Media hari ini dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menjaga kualitas dan menghadirkan informasi yang sehat bagi masyarakat,” kata Idah.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Strategis dan Inovasi Kebijakan SMSI Pusat, Yono Hartono, mengingatkan bahwa kualitas perusahaan pers tidak bisa diukur hanya dari angka pembaca atau trafik digital.

Menurut Yono, media harus tetap berdiri pada fungsi utamanya sebagai penyedia informasi yang akurat dan terpercaya. Ia mengajak insan pers untuk tidak terpaku pada metrik kuantitatif semata.

“Jangan hanya melihat angka. Yang lebih penting adalah bagaimana media menjaga kualitas, etika, dan kepercayaan publik,” ujar Yono.

Yono berharap, Musda ke-2 SMSI Gorontalo dapat melahirkan program-program yang relevan dengan perkembangan industri terkini. Harapannya, posisi media siber daerah semakin profesional dan berdaya saing.Melalui forum tersebut, SMSI Gorontalo juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu menjaga ekosistem pers tetap sehat di tengah dinamika era digital yang kian kompleks.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *