Bone Bolango Target Kirim Hampir 3.000 Peserta ke Penas Petani dan Nelayan 2026 di Gorontalo

banner 468x60

REDAKSI UTAMA.Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango menargetkan hampir 3.000 peserta ambil bagian dalam Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan 2026 yang digelar di Provinsi Gorontalo. Ribuan peserta itu terdiri dari petani hingga aparatur sipil negara (ASN) sebagai bentuk dukungan menyukseskan agenda nasional tersebut.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri penanaman padi organik di lahan Gapoktan Buhuta Sejahtera Olami, Desa Huntu Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kamis (21/5/2026).

banner 728x90

Menurut Iwan, Penas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sektor pertanian daerah.

“Bone Bolango siap berpartisipasi besar. Penas akan membuka peluang kerja sama, memperluas jaringan petani, sekaligus menghadirkan program dan bantuan dari pemerintah pusat,” kata Iwan.

Ia mengatakan antusiasme masyarakat mengikuti Penas cukup tinggi. Karena itu, Pemkab Bone Bolango menargetkan jumlah peserta yang diberangkatkan mendekati 3.000 orang.

“Pesertanya terdiri dari petani dan ASN. Ini bentuk dukungan nyata Bone Bolango untuk menyukseskan Penas di Gorontalo,” ujarnya.

Iwan menilai keikutsertaan ribuan peserta mencerminkan semangat masyarakat dalam mendorong pertanian yang lebih modern dan berdaya saing. Ia juga optimistis penyelenggaraan Penas akan memberi dampak positif bagi Gorontalo.

“Kami optimistis akan ada program strategis dan bantuan kementerian yang mengalir ke Gorontalo melalui momentum Penas,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama petani dan penyuluh pertanian, berperan aktif menyukseskan Penas. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan agenda nasional itu akan menjadi peluang mempercepat kemajuan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Bone Bolango dan Gorontalo.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *