Redaksi Utama – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka penerimaan anggota baru untuk Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran ini menjadi kesempatan emas bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin mengabdi kepada negara.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro, A.P., S.I.K., M.T, menyampaikan bahwa rekrutmen ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Proses pendaftaran berlangsung mulai tanggal 9 hingga 30 Maret 2026.Pada tahun ini, Polri membuka tiga jalur pendidikan utama yang dapat dipilih sesuai dengan kualifikasi pendidikan pelamar:
* Akademi Kepolisian (Akpol): Ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat. Menempuh pendidikan selama 4 tahun dan lulus dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
* Bintara Polri: Jalur pelaksana utama tugas kepolisian di lapangan, mulai dari pelayanan hingga penegakan hukum.
* Tamtama Polri: Berfokus pada fungsi teknis operasional untuk mendukung berbagai satuan kepolisian.

“Untuk tes penerimaan Akpol untuk tahun 2026 ini, hanya menggunakan satu jalur, yaitu jalur reguler, tidak ada lagi jalur lain seperti jalur prestasi atau jalur jalur Bakomsus ( Bintara Kompetensi Khusus )” ujar Kombes Pol. Desmont dalam keterangan persnya di Mapolda Gorontalo, Senin, (6/4/2026).
Polri menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Kombes Pol. Desmont menjamin proses ini bebas dari praktik percaloan.
“Proses penerimaan dilakukan secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar. Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis,” tegasnya.
Masyarakat pun diimbau untuk waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Bagi Anda yang berminat, pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui situs resmi Polri di:
👉 https://penerimaan.polri.go.id/
Melalui portal tersebut, calon peserta bisa mengakses informasi detail mengenai, Persyaratan umum dan khusus, tahapan seleksi dan jadwal lengkap, Serra Lokasi verifikasi berkas.
Langkah rekrutmen ini merupakan bagian dari transformasi menuju Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). Tujuannya adalah mencetak SDM Bhayangkara yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
“Kami akan terus mengupdate, tahapan demi tahapan pelaksanaan, agar masyarakat bisa terus mengikuti perkembangan dari pelaksanaan penerimaan anggota Polri ini,” pungkas Desmont.

















