REDAKSI UTAMA – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, terlibat ketegangan dengan massa aksi saat menerima demonstrasi di depan Kantor Bupati Bone Bolango, Rabu (5/2/2026). Ketegangan terjadi ketika Bupati Ismet Mile menyampaikan sanggahan atas tuntutan massa aksi, namun berulang kali dipotong oleh para demonstran.
Aksi demonstrasi tersebut dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Bone Bolango yang menuntut agar Bupati Ismet Mile menghentikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang berada di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur. Massa menilai keberadaan PLTMH tersebut berpotensi merusak lingkungan dan mengancam kelestarian alam di wilayah setempat.
Dalam penyampaiannya, Bupati Ismet Mile menjelaskan bahwa pembangunan PLTMH tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun, penjelasan tersebut kembali disela oleh massa aksi yang meminta agar Bupati Bone Bolango mencabut Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang dinilai memberikan ruang bagi pembangunan PLTMH.
Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Ismet Mile dengan tegas menolak untuk mencabut RTRW. Penolakan itu kemudian memicu ketegangan antara kedua belah pihak di lokasi aksi.
Meski sempat berlangsung panas, situasi akhirnya kembali kondusif setelah Bupati Ismet Mile berjanji akan memenuhi permintaan massa aksi untuk melakukan dialog lanjutan pada keesokan harinya. Usai mendengar janji tersebut, massa aksi membubarkan diri dan meninggalkan lokasi dengan pengawalan aparat keamanan.











