KAMPUS – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, resmi menutup Pemuda Fest 2026 di panggung pelataran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Rabu malam (28/10/2026).
Penutupan festival yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi Gorontalo itu menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus momentum mendorong kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Sultan menekankan bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui peningkatan kapasitas diri, inovasi, dan partisipasi aktif dalam menjawab berbagai tantangan di masyarakat.
“Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui karya nyata, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Sultan Kalupe.
Ia juga mengajak generasi muda mengambil peran langsung dalam menghadirkan gagasan dan solusi, bukan sekadar menjadi penonton dalam proses perubahan di lingkungan masyarakat.
Pemuda Fest 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi DPD IMM Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Parekrafpora. Festival ini dirancang sebagai ruang aktualisasi diri, pertukaran gagasan, serta pengembangan jejaring bagi pemuda.
Ketua Panitia Pemuda Fest 2026, Andri Mato, S.Kom., mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Dinas Parekrafpora yang memberikan kepercayaan kepada DPD IMM Gorontalo untuk menyelenggarakan festival kepemudaan berskala daerah tersebut.
Andri menyebut Pemuda Fest 2026 sebagai pengalaman perdana bagi organisasinya dalam mengelola festival dengan rangkaian agenda yang kompleks. Kepercayaan itu menjadi tanggung jawab sekaligus dorongan untuk menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Andri.
Pemuda Fest 2026 menghadirkan lima agenda utama yang memadukan edukasi, kebudayaan, kewirausahaan, dan seni. Agenda tersebut meliputi bimbingan teknis penyulaman Karawo, dialog kebangsaan, talkshow kepemudaan, pentas seni pemuda, serta bazar usaha kecil dan menengah (UKM) lokal.
Rangkaian acara ditutup dengan penampilan My Band, grup musik lokal Gorontalo, yang menghibur tamu undangan dan pengunjung di panggung pelataran UMGO.(doE)



